Hati Hati Dengan Tanda-tanda Kanker Ginjal Berikut

tanda tanda kanker ginjal

Kali ini kita akan mencoba membahas mengenai tanda tanda kanker ginjal. Informasi yang dikutip dari laman deherba.com ini akan membantu kita meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala penyakit kanker ginjal yang mungkin awalnya tidak banyak disadari.

Kanker ginjal bukan termasuk jenis kanker yang banyak ditemukan. Tingkat diagnosa dari penyakit kanker ginjal bahkan tidak masuk 10 besar jenis kanker paling umum. Tetapi bila bicara soal rasio kematian, kanker ginjal termasuk yang paling tinggi.

Sebagai salah satu organ vital yang berperan besar dalam fungsi pembuangan. Ginjal bekerja menyingkirkan residu dari seluruh fungsi tubuh dan mengenyahkan toksin yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika seseorang mengidap kanker ginjal, maka fungsi ini akan terganggu. Pasien bisa mengalami resiko tinggi mengalami gangguan general akibat toksin dan residu metabolisme tubuh yang tidak terbuang dengan maksimal. Tubuh juga mungkin mengalami kelebihan cairan tubuh. Ini yang kemudian dapat meningkatkan resiko kematian pada penderita kanker ginjal.

tanda tanda kanker ginjal

Bagaimanapun, pada stadium awal penyakit kanker ginjal masih memiliki potensi bertahan atau prognosis yang cukup baik. Tentu saja, untuk itu diperlukan pemahaman mengenai bagaimana tanda tanda awal penyakit kanker ginjal. Dan merujuk pada deherba.com, berikut adalah tanda tanda kanker ginjal yang bisa Anda waspadai.

Muncul rasa nyeri pada pinggang

Ginjal berada di area pinggang dalam kiri dan kanan. Ketika seseorang mengalami gangguan ginjal, biasanya akan muncul rasa nyeri yang muncul dari area ini secara datang dan pergi. Tidak setiap keluhan nyeri pinggang berarti kanker ginjal. Bisa jadi ini adalah gejala dari keluhan ginjal lain, atau keluhan otot. Tetapi bila keluhan terus muncul sangat disarankan untuk memeriksakan diri.

Muncul demam dan keringat dingin

Peradangan identik dengan demam dan keringat dingin, apapun itu bentuk dan lokasinya. Jadi bila terbentuk peradangan pada ginjal, pasien juga akan mengeluhkan rasa demam dan keringat dingin. Pada kasus kanker ginjal, pasien akan mengalami demam dan keringat dingin yang intens. Tetapi bisa jadi yang dialami pasien adalah infeksi ginjal yang juga perlu segera ditindak lanjuti.

Perut atau pinggang tampak bengkak

Ginjal yang radang bisa jadi menunjukan tanda-tanda pembengkakan. Sedang kanker juga bisa ditandai dengan pembentukan massa yang masif hingga ginjal tampak membesar dengan bentuk tidak teratur. Ini bisa tampak hingga perut terlihat membesar dan pinggang tidak simetris.

Kencing berdarah

Kencing berdarah juga merupakan tanda tanda kanker ginjal. Penyakit kanker ginjal akan menyebabkan kerusakan jaringan yang menyebabkan terjadinya perdarahan. Darah dapat larut dalam urin hingga urin akan tampak kemerahan.

Pembengkakan kaki

Tanda tanda penyakit kanker ginjal juga bisa dilihat pada kaki yang membengkak. Ini sebenarnya efek dari retensi air, akibat pembuangan kelebihan cairan tubuh yang tidak lancar. Hingga air tertahan di area kaki. Biasanya ketika bengkak ditekan akan tampak tidak bingkas atau tertahan. Kadang wajah dan tangan pasien juga turut terlihat bengkak.

Mudah merasa lelah

Tingginya kadar toksin dan residu tubuh yang tertahan dalam tubuh menyebabkan tubuh mudah merasa lelah dan tubuh tidak merasa nyaman. Seolah terus menerus merasa masuk angin, pegal-pegal, lelah kadang disertai mual dan sedikit pusing.

Kencing terasa nyeri dan tertahan

Tanda tanda kanker ginjal stadium awal juga ditandai dengan keluhan melakukan BAK yang tidak nyaman. Seperti tertahan, kadang disertai rasa linu, nyeri dan efek anyang anyangan. Ini karena ginjal yang membengkak membuat sirkulasi pembuangan tidak berjalan lancar dan tertekan. Hingga penderita penyakit kanker ginjal akan mengalami gangguan berkemih yang intens.

Pencegahan Migrain yang Tepat untuk Dilakukan

migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah sangat mengganggu kegiatan sehari-hari. Semua pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Untuk menghindari terjadinya rasa nyeri dan sakit kepala yang berdenyut kencang, Anda bisa melakukan pencegahan migrain sejak awal gejala-gejalanya muncul seperti yang disebutkan di bawah ini.

migrain

  • Tidur teratur

Migrain dapat terjadi karena pola tidur yang berantakan. Oleh sebab itu, penting untuk menjadwal jam tidur malam dengan baik sebagai salah satu upaya pencegahan migrain secara mandiri. Memang terdengar sepele, namun pola tidur yang buruk bisa menyebabkan otak lelah karena kurang beristirahat sehingga memicu migrain.

Lakukan perbaikan pola tidur secara perlahan dengan mengurangi kesibukan agar lebih mudah mengantuk. Selain itu hindari menonton tv atau bermain ponsel sebelum tidur karena ia mampu menghilangkan kantuk dan menghambat jam tidur.

 

  • Menghindari stress dan kebisingan

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah migrain yaitu dengan menghindari stress dan kebisingan. Stress dapat membuat aliran darah naik dan membuat Anda banyak berpikir negatif. Sejatinya stress memang tidak bisa dihilangkan namun bisa dikelola sehingga penting bagi Anda untuk mengelola stress agar aliran darah menjadi lancar dan terhindar dari migrain.

Anda juga bisa menggunakan teknologi kesehatan terkini yakni jam tangan dari Dr.Laser. Jam tangan kesehatan tersebut dapat membantu Anda hidup lebih sehat karena ia mampu memperbaiki kinerja tubuh yang tidak sesuai termasuk migrain. Ingin tau harga dari jam kesehatan ini? cek disini harga dr laser

 

  • Mengatur pola makan

Pencegahan yang bisa dilakukan berikutnya yaitu dengan mengatur pola makan dan minum sehari-hari. Migrain dapat terjadi karena asupan yang tidak sehat dan jadwal makan yang berantakan. Oleh sebab itu, penting untuk menerapkan pola makan yang teratur dan bernutrisi. Lalu hindari makanan dan minuman yang dapat memicu migrain seperti kafein dan alkohol.

 

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan sebagai upaya pencegahan migrain. Pencegahan dapat dilakukan sejak dini agar risiko terserang atau kambuhnya migrain semakin berkurang. Selain itu, terapkan pola hidup sehat dengan mengubah kebiasaan tidur dan merubah pola makan, lalu olahraga secara teratur dan mengelola stress dengan baik.

 

Waspada, Ini Dia Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium 3 yang Perlu Diperhatikan

kanker serviks

Kanker serviks merupakan jenis tumor ganas yang menyerang bagian bibir rahim atau saluran rahim vagina dan serviks. Biasanya seorang wanita dapat rawan terserang kanker serviks terutama pada wanita yang sudah mengalami menopause dan wanita yang aktif dalam hal seksual.

Kanker serviks ini memiliki beberapa tingkatan, salah satunya adalah stadium 3. Terdapat dua tahapan dalam kanker serviks stadium 3 ini, yaitu stadium 3A dan stadium 3B. Kanker serviks stadium 3 ini penyebarannya sudah hampir sepertiga pada bagian bawah vagina tetapi sampai ke dinding panggul. Sedangkan kanker serviks  stadium 3B ini sel kanker sudah menyebar ke dinding panggul hingga kelenjar getah bening panggul yang bisa dapat berpengaruh pada fungsi ginjal.

Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium 3

1.Mengalami nyeri perut

Salah satu ciri-ciri kanker serviks stadium 3 ini yaitu penderita akan mengalami nyeri di bagian perut. Hal tersebut dikarenakan adanya zat prostaglandin yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh.

2. Merasa pusing dan mudah lelah

Ciri-ciri kanker serviks stadium 3 ini dapat menyebabkan penderita sering merasa pusing dan mudah kelelahan. Jika tidak segera ditangani kondisi penderita akan semakin memburuk bahkan dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.

kanker serviks

3. Kaki bengkak

Kaki bengkak merupakan salah satu ciri-ciri kanker serviks stadium 3. Pembengkakan kaki ini terjadi karena kanker sudah mulai menyebar dan memasuki stadium lanjut.

4. Mengalami pendarahan

Ciri-ciri kanker serviks stadium 3 pada umumnya adalah mengalami pendarahan pada vagina, seperti siklus menstruasi yang tidak normal dan lebih lama dari biasanya, pendarahan saat buang air besar maupun setelah melakukan hubungan seksual. Jika kamu mengalami hal tersebut ada baiknya memeriksakan diri atau berkonsultasi pada dokter.

5. Mengalami penurunan berat badan

Salah satu ciri-ciri kanker serviks stadium 3 ini adalah penderita akan mengalami penurunan berat badan yang menyebabkan tubuh mudah lemas dan hilangnya nafsu makan. Hal tersebut disebabkan karena jaringan kanker yang mengganggu sistem metabolisme pada tubuh.

6. Mengalami nyeri punggung

Selain mengalami nyeri perut, ciri-ciri kanker serviks stadium 3 yang lain adalah mengalami nyeri punggung. Kondisi tersebut terjadi karena jaringan kanker mulai menyebar ke bagian luar leher dinding rahim yang dapat mengakibat kanker mulai memasuki stadium lanjut.

7. Keluar cairan yang tidak normal pada vagina

Ciri-ciri kanker serviks stadium 3 yaitu keluar cairan yang tidak normal pada vagina. Keputihan yang dialami penderita ini agak sedikit berbeda karena lendir atau cairan yang keluar biasanya disertai nanah atau darah. Maka dari itu, rutin melakukan pengecekan sangatlah penting.

Demikian ulasan tentang ciri-ciri kanker serviks stadium 3, semoga bermanfaat.

Sumber: https://www.deherba.com/artikel-kanker/kanker-serviks